PERPISAHAN KKN UNISA KUNINGAN BERSAMA SANTRI MDTA TONJONG DESA SANGKANURIP PENUH HARU DAN KENANGAN

PERPISAHAN KKN UNISA KUNINGAN BERSAMA SANTRI MDTA TONJONG DESA SANGKANURIP PENUH HARU DAN KENANGAN

Kuningan – Suasana haru menyelimuti kegiatan perpisahan antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Al-Ihya (UNISA) Kuningan bersama para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Tonjong, Desa Sangkanurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Kegiatan yang berlangsung pada akhir masa pengabdian tersebut menjadi momen penuh kenangan setelah mahasiswa KKN membersamai masyarakat dan para santri selama satu bulan penuh.

Program KKN UNISA Kuningan dilaksanakan mulai tanggal 1 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja di lingkungan masyarakat, tetapi juga aktif memberikan pendampingan pendidikan, khususnya kepada para santri MDTA Tonjong melalui kegiatan pembelajaran keagamaan, pendampingan mengaji, serta berbagai aktivitas edukatif yang bertujuan meningkatkan motivasi belajar anak-anak.

Acara perpisahan berlangsung dengan penuh keakraban. Para santri tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN yang selama ini telah hadir dan memberikan pengalaman berharga. Beberapa santri bahkan terlihat haru karena harus berpisah setelah terbiasa mengikuti kegiatan bersama mahasiswa selama masa pengabdian.

Ketua MDTA Tonjong, Kosim, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN UNISA Kuningan yang telah memberikan kontribusi positif bagi para santri.

“Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN UNISA Kuningan yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk mendampingi anak-anak kami di MDTA Tonjong. Kehadiran mereka memberikan warna baru dalam proses pembelajaran, anak-anak menjadi lebih semangat dan termotivasi untuk belajar. Walaupun kegiatan KKN telah selesai, kami berharap silaturahmi ini tetap terjaga,” ujar Kosim.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya memberikan manfaat secara akademik, tetapi juga memberikan contoh positif bagi generasi muda. Interaksi antara mahasiswa dan santri menjadi pengalaman berharga yang dapat membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat belajar.

Sementara itu, Ketua Kelompok KKN UNISA Kuningan, Muhammad Dede Saputra, mengungkapkan bahwa kegiatan bersama para santri MDTA Tonjong menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama pelaksanaan KKN.

“Bagi kami, para santri MDTA Tonjong bukan hanya menjadi bagian dari program kerja, tetapi sudah seperti keluarga. Banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapatkan selama mendampingi mereka. Melihat semangat belajar dan keceriaan para santri menjadi motivasi tersendiri bagi kami,” ungkap Muhammad Dede Saputra.

Ia juga menyampaikan bahwa seluruh mahasiswa KKN merasa bersyukur dapat diberikan kesempatan untuk mengabdi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Desa Sangkanurip.

“Kami berharap apa yang kami berikan selama kegiatan KKN dapat memberikan manfaat dan menjadi kenangan baik bagi para santri. Meskipun waktu kebersamaan kami terbatas, semoga nilai-nilai positif yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan oleh para santri dan masyarakat,” tambahnya.

Perpisahan tersebut ditutup dengan doa bersama, pemberian kenang-kenangan, serta foto bersama antara mahasiswa KKN UNISA Kuningan, pengurus MDTA Tonjong, dan para santri. Momen tersebut menjadi simbol berakhirnya rangkaian pengabdian mahasiswa selama satu bulan, sekaligus awal terjalinnya hubungan silaturahmi yang diharapkan tetap berlanjut. (AK)