Masyarakat Dan Imam Jaya Beserta Pemerintah Desa Maleber Akan Gali Sejarah Desa Maleber
Masyarakat Desa Maleber bersama Ikatan Masyarakat Maleber Jaya (IMAM JAYA) menggelar pertemuan untuk membahas langkah-langkah penggalian sejarah Desa Maleber secara ilmiah dan terstruktur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya menjaga identitas desa serta melestarikan warisan para leluhur bagi generasi mendatang.
Penggalian sejarah Desa Maleber dilandasi oleh adanya keinginan dan aspirasi masyarakat, khususnya warga Maleber yang berada di perantauan, agar sejarah desa dapat ditelusuri kembali secara lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Upaya tersebut juga merupakan tindak lanjut dari komunikasi resmi antara IMAM JAYA dan Pemerintah Desa Maleber melalui Surat IMAM JAYA Nomor 011/IJ-SRT/XII/2025 tanggal 15 Desember 2025 tentang permohonan audiensi terkait sejarah Desa Maleber, yang kemudian mendapat balasan dari Pemerintah Desa Maleber melalui Surat Nomor 224/127/XII/2025 tertanggal 23 Desember 2025.
Dalam forum tersebut terungkap bahwa selama ini masih terdapat berbagai persepsi mengenai sejarah Desa Maleber. Informasi yang berkembang melalui berbagai sumber, seperti website desa, sumber daring, maupun cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun, perlu dikaji lebih mendalam agar diperoleh gambaran sejarah yang utuh dan sesuai dengan fakta.
Tujuan utama penggalian sejarah ini adalah memastikan sejarah Desa Maleber dengan akurat, termasuk mengetahui kapan Desa Maleber berdiri serta mengidentifikasi tokoh-tokoh penting yang berperan dalam perjalanan sejarah desa. Selain itu, penggalian sejarah diharapkan dapat merekam berbagai peristiwa masa lalu sebagai pedoman dalam mengambil nilai-nilai kebaikan, memahami identitas masyarakat, serta menjadi pelajaran untuk menghadapi masa kini dan membangun masa depan Desa Maleber yang lebih baik.
Sejumlah petunjuk sejarah yang akan menjadi objek penelitian pun telah diidentifikasi, antara lain keberadaan Pancuran Opat, kisah Adipati Angin, Buyut Banijah, keterangan para tokoh masyarakat, serta berbagai sumber sejarah lainnya yang relevan. Semua informasi tersebut nantinya akan ditelaah melalui pendekatan ilmiah dengan melibatkan pihak yang memiliki kompetensi di bidang sejarah.
Ketua IMAM JAYA, Yuli Kusuma, S.H., yang didampingi Oleh Anas Haerunas Sekertaris Jendral, H Cecep wakil Ketua dan Hamdi Zaenal Ketua Bidang Organisasi Imam Jaya menegaskan bahwa upaya penggalian sejarah ini bukan untuk mengubah sejarah yang telah berkembang di masyarakat, melainkan untuk memperkuat dan meluruskannya berdasarkan data serta bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami ingin sejarah Desa Maleber disusun berdasarkan data, bukti, dan kajian yang dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan sekadar romantisme masa lalu, tetapi ikhtiar bersama untuk menjaga identitas dan warisan leluhur agar dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Kami mengajak seluruh masyarakat Maleber, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, untuk bersama-sama berkontribusi memberikan informasi dan sumber sejarah yang dimiliki," ujar Yuli Kusuma, S.H.
Sementara itu, Kepala Desa Maleber, Ujang Rusmana, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan IMAM JAYA dan menegaskan komitmen Pemerintah Desa untuk mendukung proses tersebut.
"Pemerintah Desa Maleber mendukung penuh proses penggalian sejarah ini. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi memberikan informasi, dokumen, maupun cerita yang dimiliki sehingga lahir sebuah sejarah desa yang utuh, akurat, dan menjadi kebanggaan masyarakat Maleber. Semoga hasilnya kelak dapat menjadi warisan berharga bagi generasi penerus," kata Ujang Rusmana.
Sebagai tindak lanjut, IMAM JAYA bersama Pemerintah Desa Maleber akan melakukan rapat koordinasi lanjutan untuk membentuk panitia atau task force team, menunjuk ahli sejarah yang kompeten, serta menyusun tahapan kerja (timeline) penelitian sejarah Desa Maleber secara sistematis.
Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya penulisan sejarah Desa Maleber yang komprehensif, ilmiah, dan dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat Maleber dalam menjaga jati diri dan menghormati perjuangan para pendahulu demi mewujudkan masa depan desa yang lebih maju tanpa melupakan akar sejarahnya.

Agus